Tampilkan postingan dengan label pupuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pupuk. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 April 2015

Tips ini diambil dari kawan blog kami alamtani.com, silahkan Rekan membaca dan menerapkanya dalam pertanian Anda. Semoga sukses!

Cara membuat pupuk organik cair

Siapkan bahan-bahan berikut: 

  1. 1 karung kotoran ayam
  2. setengah karung dedak
  3. 30 kg hijauan (jerami, gedebong pisang, daun leguminosa)
  4. 100 gram gula merah
  5. 50 ml bioaktivator 
  6. air bersih secukupnya.

Cara membuat pupuk organik cair
Langkahnya :

Siapkan tong plastik kedap udara ukuran 100 liter sebagai media pembuatan pupuk, satu meter selang aerotor transparan (diameter kira-kira 0,5 cm), botol plastik bekas akua ukuran 1 liter.Lubangi tutup tong seukuran selang aerotor.

Potong atau rajang bahan-bahan organik yang akan dijadikan bahan baku. Masukkan kedalam tong dan tambahkan air, komposisinya: 2 bagian bahan organik, 1 bagian air. Kemudian aduk-aduk hingga merata.

Larutkan bioaktivator dan gula merah 5 liter air aduk hingga merata. Kemudian tambahkan larutan tersebut ke dalam tong yang berisi bahan baku pupuk.

Tutup tong dengan rapat, lalu masukan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang. Rekatkan tempat selang masuk sehingga tidak ada celah udara. Biarkan ujung selang yang lain masuk kedalam botol yang telah diberi air.

Pastikan benar-benar rapat, karena reaksinya akan berlangsung secara anaerob. Fungsi selang adalah untuk menyetabilkan suhu adonan dengan membuang gas yang dihasilkan tanpa harus ada udara dari luar masuk ke dalam tong.

Tunggu hingga 7-10 hari. Untuk mengecek tingkat kematangan, buka penutup tong cium bau adonan. Apabila wanginya seperti wangi tape, adonan sudah matang.

Pisahkan antara cairan dengan ampasnya dengan cara menyaringnya. Gunakan saringan kain. Ampas adonan bisa digunakan sebagai pupuk organik padat.


Masukkan cairan yang telah melewati penyaringan pada botol plastik atau kaca, tutup rapat. Pupuk organik cair telah jadi dan siap digunakan. Apabila dikemas baik, pupuk bisa digunakan sampai 6 bulan.

Bagaimana para Rekan? Mudah bukan?
Apabila Anda kesulitan, silahkan hubungi kami atau apabila Anda tidak mempunyai waktu yang cukup untuk membuat pupuk, silahkan pesan pada kami.
Yaitu Pupuk Cair "Sempurna" keluaran AGROBAGUS dengan kelebihan :

1. Tidak berbau
2. Bernutrisi tinggi
3. Ramah lingkungan
4. Tahan lama
5. Harga terjangkau

Masih banyak kelebihan lain yang bisa Anda tanyakan dan pesan di CP kami :

Winda : 081945359134 atau (0341) 7360055

Sabtu, 04 April 2015

Salam sukses, para rekan! Ini nih, tersedia tips pembuatan Kompos dengan metode Windrow :
Persiapan bahan :
1. Bahan Hijau, mengandung (N). Contoh : daun-daun hijau atau kotoran hewan
2. Bahan Coklat, mengandung (C). Contoh : daun-daun kering
3. Bahan Aktivator (Fermentor).
Contoh : Nasi basi atau tape yang diperam dalam air selama ±1 minggu.
Persiapan alat :
1. Tempat pembuatan kompos, dapat berupa karung
2. Sekop
3. Alat penyiram4. Lembaran plastik penutup
5. Termometer, jika ada
6. Mesin cacah / gunting rumput / pisau ukuran besar
7. Alat timbang

Penyusunan bahan :
1. Perbandingan Bahan Hijau : Bahan Coklat = 50 :50
2. Bahan Coklat diletakan paling bawah pada tempat pembuatan kompos
3. Selanjutnya dimasukkan Bahan Hijau diatasnya.
4. Bahan coklat maupun bahan hijau sebelumnya telah dicacah terlebih dahulu.
5. Semakin kecil cacahan, proses pengomposan akan semakin cepat.
6. Penyusunan bahan hingga ketinggian maksimum 1 m.
Pencampuran Kompos :
1. Pengadukan dilakukan secara perlahan lahan hingga merata sambil diberikan bahan aktivator.
2. Atur kelembapan campuran. Jangan sampai terlalu lembab.
3. Selanjutnya campuran diletakkan pada tempat yang terhindar dari cahaya matahari langsung. Dapat dilakukan penutupan dengan terpal
4. Pastikan campuran mendapat sirkulasi udara yang cukup, misalnya dengan cara melubangi karung.
Pengecekan Kompos
1. Lakukan pengukuran temperatur di beberapa titik tempat pembuatan kompos.
2. Pada hari ke-4 dilakukan pengukuran temperatur pada titik-titik yang sama. Apabila terjadi perbedaan temperatur yang signifikan ≥20C, maka dilakukan pembalikan (mengaduk) kompos. Hal ini dilakukan agar oksigen tercampur secara merata
3. Apabila proses pembalikkan kompos sudah 4 kali, amati perubahan warna, bau dan temperatur. Apabila warnanya sudah berubah menjadi coklat kehitaman, kemudian bau kompos menyerupai aroma tanah, kompos telah menyusut 20-40% dari volume awal, maka proses komposting sudah selesai. Tinggal menunggu temperatur turun.

Salam Hangat

Selamat datang!
Selamat menjelajah dunia Pertanian, Peternakan serta Perkebunan di blog kami!
Butuh produk kami?
Hubungi : Winda (0341) 7360055 atau 081945358134

Kontributor

AGROBAGUS @2015. Diberdayakan oleh Blogger.

Jam Berapa Ya?

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget