Tampilkan postingan dengan label inovasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inovasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2015

Para Rekan, pernahkah Anda berfikir bahwa membuat Karbon Aktif menggunakan tong sangat tidak efektif serta membuang waktu yang sangat?  
Ya, tentu saja. Banyak kerugian yang bakal menyambut Ada apabila menggunakan metode ini. Beberapa kerugianya yaitu :

Pertama : Asap tidak terkontrol
Sumber : Google Image

Membuat Karbon Aktif menggunakan metode ini menyebabkan asap tidak akan tertangani dengan baik. Mengapa? Asap memiliki partikel kecil yang bisa menembus petutup drum.

Kedua : Hasil pembakaran kurang memuaskan

Hasil dari metode ini cenderung menghasilkan karbon aktif yang setengah matang. Banyak sekali yang tertimpal - timpal sehingga panas kurang merata

Ketiga : Membuang banyak waktu dan buang banyak energi

Sumber : Google Image
Tentu saja, menggunakan metode ini, Anda akan membuang banyak waktu. Karena volume yang dibakar besar, maka energi yang dibuang. Banyak pula energi yang terbuang tanpa membakar isi di dalam drum. Di sisi lain karena banyaknya energi panas yang lepas, jadi pematangan harus memakan waktu yang banyak. Tentu ini tidak akan memuaskan bagi Anda. Semakin lama waktunya, semakin hasil produksi tidak banyak.

Jadi, apa yang harus dilakukan?

Tentu saja Anda harus menggunakan mesin! Tapi mesin seperti apa?
Tentu saja mesin seperti buatan kami! (ini sekalian promosi ceritanya, hehehe)
Mesin pembuat karbon aktif kami memeliki beberapa kelebihan yang bisa membantu Anda. Diantaranta :

Ini salah satu bagian mesin
kami :D

  1. Hemat energi
  2. Ramah lingkungan
  3. Bisa produksi banyak
  4. Cepat matang
  5. Asap kecil
  6. Hasil matang sempurna
  7. Harga terjangkau
  8. Tidak menghabiskan banyak tempat
  9. Praktis, nggak rempong  
  10. dll
Tentu saja, Anda bisa menanyakan detailnya lebih lanjut pada CP kami :

Winda : 081945358134 atau (0341) 7360055
WA     : 087701494901 

SEGERA!

Selasa, 14 April 2015

Sumber : google image
Mungkin, para Rekan sempat bertanya - tanya darimana asal - usul asap cair itu. Mendadak, di situs agrobisnis lain maupun artikel yang memuat tentang Agrikultur, tiba - tiba saja asap cair mencungul tanpa pamit hingga sudah jadi trending topic bagi Anda. 

Dan ternyata, asal usulnya asap cair phyrolisis pertama kali dikenalkan oleh Prof.Dr.Ir.Purnomo Sudarmadji, M.Sc di Fakultas Teknologi Pertanian UGM pada tahun 1995, setelah melakukan riset S3 di Jepang. 

Nah, para Rekan yang cerdas dan baik hatinya. Dari mana sih asap cair itu? Apa itu karena kebakaran besar lalu turun hujan hingga  asapnya mencair? Tentu tidak. Asap cair merupakan asap hasil pembakaran dari suatu bahan kering yang diphyrolisa dan dikondensasi/didinginkan sehingga berubah menjadi cairan. Prinsip kerja dari pembuatan asap cair ini adalah Pembakaran bahan hingga timbul asap dari bahan tersebut dengan suhu pembakaran 4000C selama 3 jam, asap cair yang timbul didinginkan dan akan terbentuk asap cair.

Bahan baku yang banyak digunakan antara lain berbagai macam jenis kayu, bongkol kelapa sawit, tempurung kelapa, sekam, ampas atau serbuk gergaji kayu dan lain sebagainya. Selama pembakaran, komponen dari kayu akan mengalami pirolisa menghasilkan berbagai macam senyawa antara lain fenol, karbonil, asam, furan, alkohol, lakton, hidrokarbon, polisiklik aromatik dan lain sebagainya. Asap cair mempunyai berbagai sifat fungsional, seperti ; untuk memberi aroma, rasa dan warna karena adanya senyawa fenol dan karbonil ; sebagai bahan pengawet alami karena mengandung senyawa fenol dan asam yang berperan sebagai antibakteri dan antioksidan, sebagai bahan koagulan lateks pengganti asam format serta membantu pembentukan warna coklat pada produk sit. 

Lalu, apa saja yang dikandungnya? Asap Cair mengandung beberapa komponen senyawa kimia, diantaranya adalah :
1)   Fenol
Sebagai anti oksidan, sebagai pemberi cita rasa dan pewarnaan, serta sebagai anti bakteri
2)   Karbonil
Sebagai anti bakteri, sebagai pemberi cita rasa
3) Angka Asam
Perlu diketahui sebagai sifat daya tahan Asap Cair dan tingkat kejenuhan saat digunakan sebagai bahan konsumsi.

Cara membuatnya? Ups, tidak akan kami bahas di artikel ini. Nanti akan kami bahas di lain episode. Taraaaa... semoga bermanfaat :D

Anda penasaran bagaimana sih asap cair itu? 
Anda juga tertarik membeli dan mencoba khasiatnya?
Kami READY STOCK asap cair dan Anda tingga hubungi :

Winda (CP) : 081945358134 atau (0341) 7360055
WA : 087701494901

SEGERA!

____________________
sumber : https://ghentur11yougha.wordpress.com
               wikipedia.org

Minggu, 12 April 2015

Tahukah Anda, para Rekan? Bahwa Karbon Aktif sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa menjadi salah satu bisnis yang paling diminati oleh para Agrobisnisman di Indonesia. Bahkan tidak hanya di Indonesia saja, menurut forum-bisnis-ekspor-indonesia.blogspot.com, dfngsi dan kegunaan dari arang batok kelapa yang marak dicari dan diperjual belikan yang bahkan marketnya sampai pasar luar negeri, Meskipun ini limbah, tapi hasil arang dan cairan asap atau liquid smoke-nya berpeluang diekspor ke China dan Amerika, Siapa sangka tempurung kelapa yang yang sudah diolah menjadi briket menembus pasar ekspor. Tentu saja keuntungan dari bisnis briket tempurung kelapa ini bukan nilai yang kecil. Briket tempurung kelapa ini banyak dipilih sebagai bahan bakar karena memiliki energi 7.340 kalori sehingga menghasilkan panas lebih tinggi dibandingkan dengan briket arang kayu biasa. Selain itu ada kegunaan lain yang biasa memanfaatkan briket tempurung kelapa ini misalnya shisa.

Pasar Briket tempurung kelapa ini kebanyakan malah untuk ekspor dengan prosentase 80 persen sedangkan sisanya 20 persen untuk pasar dalam negeri. Beberapa negara tujuan eksport briket tempurung kelapa antara lain negara-negara timur tengah, Jepang, Australia dan lain-lain.
Mereka menggunakan arang batok untuk pembuatan Carbon aktif pada water treatment plant dan Sumber Carbon untuk berbagai macam industri Coconut Shell Charcoal. 

Keuntungan bisnis briket tempurung kelapa ini tergolong lumayan besar. Novi Setiawan,salah satu pelaku bisnis briket tempurung kelapa dari Bantul Yogyakarta,ini bisa mengantongi omzet Rp 97 juta per bulan. Adapun Fahni dari Gresik meraup omzet Rp 80 juta sampai Rp 100 juta per bulan.

Jadi, tunggu apa lagi? Langkahkan kaki Anda menuju bisnis ini bersama kami!
Berminat?
Hubungi CP kami:

Winda : 081945358134 atau (0341) 7360055 
Dan jadilah parner kami! 

Jumat, 10 April 2015

Selamat malam para Rekan! Apa kabar Anda yang selalu segar tiap harinya! Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan tentang INOVASI sumbet energi baru untuk Indonesia yaitu karbon aktif.

Karbon aktif adalah karbon padat yang memiliki luas permukaan yang cukup tinggi berkisar antara 100 sampai dengan 2000 m2/g. Bahkan ada peneliti yang mengklaim luas permukaan karbon aktif yang dikembangkan memiliki luas permukaan melebihi 3000 m2/g.

Bisa dibayangkan dalam setiap gram zat ini mengandung luas permukaan puluhan kali luasan lapangan sepak bola. Hal ini dikarenakan zat ini memiliki pori – pori yang sangat kompleks yang
berkisar dari ukuran mikro dibawah 20 A (Angstrom), ukuran meso antara 20 sampai 50 Angstrom dan ukuran makro yang melebihi 500 A (pembagian ukuran pori berdasarkan IUPAC). Sehingga luas permukaan disini lebih dimaksudkan luas permukaan internal yang diakibatkan dari
adanya pori – pori yang berukuran sangat kecil. 

Karena memiliki luas permukaan yang sangat besar, maka karbon aktif sangat cocok digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan luas kontak yang besar seperti pada bidang adsorpsi (penjerapan), dan pada bidang reaksi dan katalisis.

Contoh yang mudah dari karbon aktif adalah yang banyak dikenal dengan sebutan norit yang digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan.Prinsip kerja norit adalah ketika masuk kedalam perut dia akan mampu menjerap bahan – bahan racun dan berbahaya yang menyebabkan gangguan pencernaan. Secara umum karbon aktif ini dibuat dari bahan dasar batu bara dan biomasa. Intinya bahan dasar pembuat karbon aktif haruslah mengandung unsur karbon yang besar.

Dewasa ini karbon aktif yang berasal dari biomasa banyak dikembangkan para peneliti karena bersumber dari bahan yang terbarukan dan lebih murah.

Bahkan karbon aktif dapat dibuat dari limbah biomasa seperti kulit kacang-kacangan, limbah
padat pengepresan biji – bijiaan, ampas, kulit buah dan lain sebagainya. (Sumber : wikipedia.com)

Untuk membuat karbon aktif tentu Anda harus memiliki mesin agar hasil yang dihasilkan optimal dan berkualitas tinggi. Anda bingung? Tipe mesin yang.baik dan benar dapat Anda tanyakan pada kami dan pesanlah sekarang juga!

Kami juga memproduksi karbon aktif  dengan bahan baku dari tempurung kelapa pilihan, diproses menggunakan mesin phyrolisis yaitu proses tertutup.
Kadar air 5%, bersih dari debu, bermanfaat untuk :
1. Untuk menyerap bau.
2. Menjernihkan air.
3. Untuk purifikasi (memurnikan) udara
4. Dll.
Berminat? Silahkan hubungi:
Winda : 081945358134

Salam Hangat

Selamat datang!
Selamat menjelajah dunia Pertanian, Peternakan serta Perkebunan di blog kami!
Butuh produk kami?
Hubungi : Winda (0341) 7360055 atau 081945358134

Kontributor

AGROBAGUS @2015. Diberdayakan oleh Blogger.

Jam Berapa Ya?

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget